Venetië van Java (Semarang)
Bagikan ke

Kota semarang memiliki beberapa julukan salah satunya yaitu Venetie van Java. Alasan dijuluki nama ini karena Semarang dilalui banyak sungai ditengah kota seperti di Venesia (Italia), sehingga Belanda menyebut Semarang sebagai Venetie van Java.

Semarang memiliki banyak kawasan bersejarah yang khas dan unik, seperti kawasan kota lama Semarang yang disebut juga Little Netherland, Lawang Sewu, Kampung Melayu, dan pecinan. Jika kamu penggemar fotografi, semarang adalah destinasi yang tepat untuk hunting foto. Jangan lupa menyiapkan alat perlengkapan kamera jika berkunjung ke Semarang.

            Berikut destisani wisata Semarang (Venetie van Java) yang saya kunjungi di Semarang saat akhir pekan.

Lawang Sewu

Mendengar nama Lawang Sewu tidak asing ditelinga, Lawang Sewu, yang dalam bahasa Indonesia bermakna “seribu pintu” merupakan gedung bersejarah peninggalan Belanda yang terletak di sisi timur Tugu Muda Semarang atau di sudut jalan Pandanaran dan jalan Pemuda. Awalnya gedung tua dan megah ini adalah kantor pusat pemerintahan  kereta api pada zaman penjajahan Belanda, gedung ini lama tidak terurus. Akhirnya, dilakukan pemugaran dan kembali dibuka untuk umum pada 2011. Hingga kini Lawang Sewu menjadi salah satu ikon dan destinasi favorit saya jika beekunjung ke Semarang. Dilihat dari struktur bangunan, pintu, dan jendela yang mengadaptasi arsitektur Belanda menambahkan keindahan dan eksotisme tempat ini. Jika ingin berkunjung ke tempat ini, kamu cukup membayar tiket seharga Rp10.000/orang untuk memasuki tempat ini dan menambah Rp35.000 jika ingin didampingi oleh pemandu wisata Lawang Sewu.

Kota Lama Semarang

Hampir setiap kota memiliki kawasan kota lama yang menyimpan banyak cerita bersejarah kota tersebut, begitu juga dengan Semarang. Kawasan Kota Lama Semarang memiliki lima puluh bangunan kuno dengan arsitektur yang bermacam-macam khas Belanda. Itu sebabnya Kota Lama Semarang sering kali disebut Little Netherland. Tempat seperti ini yang saya suka, duduk bersantai di Taman Srigunting sembari mencuri foto interest. Tidak jauh dari tempat yang saya duduk, ada stan-stan yang menjual barang antik seperti kamera analog jadul, patung-patung jadul, sepeda dan motor jadul, semua barang jadul yang ngetren pada jamannya ada semua di sini. Karena uniknya kawasan ini, tak heran saya melihat banyak sekali komunitas fotografi yang berburu foto ditempat ini.

Brown Canyon

Apa sebenarnya Brown Canyon? Tempat ini awalnya merupakan daerah penambang pasir, tanah uruk, dan batu padas. Sebelum terbentuk tebing-tebing yang menjulang tinggi bagai Grand Canyon (Amerika Serikat). Tempat ini menjadi bukti bahwa selama beberapa waktu material disini terus diambil hingga akhirnya menghasilkan tekstur tebing yang indah. Jika kamu ingin mengunjungi tempat ini jangan lupa membawa topi dan kaca mata. Ketika saya mengunjugi tempat ini sangat panas dan terik, membuat saya tidak tahan dan memutuskan untuk pergi ke alfamart membeli minum dan menunggu sore hari untuk kembali berburu foto. Lokasi Brown Canyon ini tidak jauh dari TVRI Jawa Tengah di Pucang Gading, Mragen. Hanya sekitar dua kilometre kea rah selatan kamu sudah dapat melihat keindahan dan eksotisme tempat ini.

News Reporter
Suka Memotret

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *