Kekuatan Aneh di Series I’m Not Okay With This
Bagikan ke

Netflix kembali meluncurkan series terbaru di bulan Februari 2020 ini. Series ini berjudul I’m Not Okay With This yang menceritakan tentang seorang perempuan bernama Sydney yang kerap disapa Syd, berusia 17 tahun dan diduga memiliki kekuatan aneh. Film bergenre komedi-drama tersebut mampu mencuri hati penonton salah satunya penulis sendiri. Season satu ini dibagi menjadi tujuh episode. Dibuka dengan Syd yang sedang berjalan di malam hari dengan tubuh yang berlumuran darah, ia tampak tergesa-gesa menuju ke suatu tempat, kemudian cerita kembali ke masa lalu di mana awal mula semuanya terjadi. Syd merupakan seorang perempuan 17 tahun yang mengklaim bahwa dirinya membosankan dan perempuan biasa,  tidak ada yang spesial dari dirinya. Ia mempunyai seorang sahabat yang bernama Dina. Syd menjadi kacau setelah kematian ayahnya musim lalu dan guru BK, Bu Cappriotti mulai memerhatikan tingkah Syd. Akhirnya, Bu Cappriotti memberikannya sebuah buku diary dan berharap Syd mencurahkan ceritanya lewat buku diary tersebut. Kejadian aneh pertama yang dialami oleh Syd adalah saat Dina dan pacarnya, Brad sedang hang out di salah satu cafe bersama Syd. Saat Brad mulai bertanya pada Syd, “Apakah kamu pernah tersenyum?”. Wajah Syd tampak berubah saat Brad bertanya seperti itu. Beberapa saat, Syd tampak melihat Brad dengan tatapan serius, tiba-tiba hidung Brad mimisan.

sumber: google

Kejadian aneh kedua adalah ketika ia berada di kamar dengan keadaan kacau. Tembok kamarnya tiba-tiba retak tanpa disentuh oleh Syd. Ia semakin bingung dengan dirinya. Saat Syd dan Dina mengunjungi pesta salah satu teman sekolahnya, Syd kembali mengalami hal aneh, ia berlari menuju hutan dan berteriak. Teriakannya mengakibatkan seluruh pohon di sekelilingnya tumbang. Salah satu temannya, Stan melihat apa yang Syd lakukan. Syd mengancam Stan agar tidak membocorkan kejadian malam itu.

sumber: google

Semakin hari Syd merasakan ada kekuatan aneh dari dirinya. Kekuatan itu justru timbul saat ia merasa malu, kacau, sedih, takut, maupun marah. Ia dapat merusak apa pun hanya dengan pikirannya, bahkan tidak menyentuh benda tersebut. Episode terakhir membuat penonton semakin bertanya-tanya karena cerita yang dibuat menggantung. Series ini diproduseri oleh produser Stranger Things dan disutradarai oleh sutradara series Netflix yang tidak kalah seru, The End of The F***ing World. Cerita yang ringan tetapi tetap berbobot membuat series ini mempunyai nilai plus sendiri. Pasalnya, kekuatan seperti di film jarang ditemukan di kehidupan nyata dan sang sutradara menggarapnya dengan apik. Penutup cerita yang sengaja dibuat menggantung memunculkan rasa penasaran bagi para penikmat series ini.

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *